\

TRAINING MERAWAT CUPANG ADU

Ikan yang baru harus kita letakan/tempatkan didalam wadah berwarna gelap yang sisinya tertutup seperti ember dan botol besar bekas air mineral yang di cat bagian luarnya kurang lebih 1 sampai 2 minggu.

Letakan ikan ditempat yang terjangkau oleh sinar matahari pagi yang tidak menyengat dan didalamnya kita berikan daun ketapang kering secukupnya agar kondisi dan Ph air menjadi lebih cocok dan nyaman bagi ikan, gantilah air tersebut dua atau tiga hari sekali dan jangan lupa agar ikan diberi makan setiap hari.

 

Beri makan ikan dengan jentik nyamuk yang sudah disaring dan dibersihkan terlebih dahulu agar ikan tidak mengalami ganguan kesehatan dan pencernaan, pemberian pakan selama ikan didalam ren-an sebaiknya jangan dibatasi, berikan full saja. Dianjurkan agar jangan terlalu lama menempatkan ikan di dalam ren-an, paling lama 2 minggu setelah angkat lubuk mental ikan pasti sudah dapat. terlalu lama diren-an akan memberikan dampak yang kurang baik untuk ikan.

Ikan yang baru harus kita letakan/tempatkan didalam wadah berwarna gelap yang sisinya tertutup seperti ember dan botol besar bekas air mineral yang di cat bagian luarnya kurang lebih 1 sampai 2 minggu. Letakan ikan ditempat yang terjangkau oleh sinar matahari pagi yang tidak menyengat dan didalamnya kita berikan daun ketapang kering secukupnya agar kondisi dan Ph air menjadi lebih cocok dan nyaman bagi ikan, gantilah air tersebut dua atau tiga hari sekali dan jangan lupa agar ikan diberi makan setiap hari.

Beri makan ikan dengan jentik nyamuk yang sudah disaring dan dibersihkan terlebih dahulu agar ikan tidak mengalami ganguan kesehatan dan pencernaan, pemberian pakan selama ikan didalam ren-an sebaiknya jangan dibatasi, berikan full saja. Dianjurkan agar jangan terlalu lama menempatkan ikan di dalam ren-an, paling lama 2 minggu setelah angkat lubuk mental ikan pasti sudah dapat. terlalu lama diren-an akan memberikan dampak yang kurang baik untuk ikan.

1. Setelah sudah cukup waktunya di pagi hari ikan kita angkat dari ren-an dan kita pindahkan didalam stoples cherry yang didalamnya sudah diisi air putih bersih yang telah diendapkan terlebih dahulu. Biarkan ikan selama 15 menit didalam stoples lalu kita masukan satu ekor ikan betina, biarkan ikan betina didalam stoples sebentar saja tetapi harus diawasi dan ketika ikan jantan mulai untuk mencoba melakukan gigitan, ikan betina harus segera kita angkat dan pindahkan. Setelah ikan betina kita angkat, kita dekatkan stoples lain yang sudah berisi ikan jantan lain.

Jarak antara stoples kurang lebih 3-4 jari kita, sandingkan ikan sampai ganas lalu air didalam stoples kita putar dengan menggunakan kayu yang ujungnya diberi busa atau bisa juga menggunakan serokan kecil.

Putaran kita buat satu arah dan perlahan saja tapi jangan terlalu lama, biarkan sampai air tenang lalu ulangi lagi putaran dengan arah yang sama hingga 5 kali berturut-turut dan istirahatkan ikan sebentar sampai air tenang kemudian kita putar lagi ikan dengan arah yang berlawanan sebanyak putaran yang diberikan pertama.

Posisi ikan biarkan disanding bersebelahan dengan stoples yang berisi ikan jantan lain. Ingat!!! Jangan terlalu cepat dalam melakukan putaran, cukup sampai air sudah terlihat bergelombang saja dan usahakan agar kayu atau sarana yang digunakan untuk memutar tidak sampai mengenai ikan dengan keras. Yang harus ditingkatkan dari latihan ini adalah lama putaranya bukan kecepatan putaranya.

2. Setelah diputar biarkan ikan istirahat 15 menit tapi sekat antara ikan harus tetap dibuka dengan jarak 3-4 jari, lalu kita angkat ikan dengan serokan dan pindahkan kedalam stoples cherry yang didalamnya hanya diisi air sebanyak dua sendok teh saja, tutup stoples dengan plastik lalu ikat kencang dengan karet supaya jangan ada udara yang masuk keluar didalam stoples kemudian posisi stoples kita letakan miring/tidur. Biarkan ikan didalam dengan keadaan terlentang selama kurang lebih 2 jam tanpa ada udara yang keluar masuk didalamnya.

Latihan ini jangan terlalu sering dilakukan, cukup 2 kali saja dalam training selama 1 minggu.

3. Setelah itu ikan kita pindahkan diwadah yang lebih besar lagi seperti aquarium atau ember besar. Biarkan ikan didalam selama 15 menit, lalu masukan ikan betina kecil yang belum matang telur sebanyak 3-5 ekor. Biarkan ikan jantan mengejar ikan-ikan kecil tersebut sampai kurang lebih 2 jam. Pilihlah ikan betina kecil yang sehat agar mereka bisa lari secepat mungkin dan menghindar dari gigitan ikan jantan yang sedang dilatih, sehingga dapat menjaga ketajaman gigi ikan sebelum diadu. latihan ini diberikan setiap hari sebelum ikan diistirahatkan.

Lakukan training/latihan setiap hari pada waktu pagi sampai siang hari. Beri makan ikan hanya sekali saja yaitu pada sore hari dan biarkan ikan istirahat pada malam hari. Pemberian pakan dalam masa training jangan berlebihan dan pakan harus pakan hidup dan alami yang sudah disaring/dibersihkan terlebih dahulu sehingga bibit penyakit yang mungkin terbawa didalam makanan dapat keluar dan menjadi aman untuk dikonsumsi oleh ikan.

Pilihlah ikan yang paling siap dan sehat untuk diadu, ikan yang siap adalah ikan yang selalu mengembangkan sirip dan membuka tutup insangnya ketika melihat apa saja benda yang warna dan bentuknya menyerupai ikan lain.

4. Tiga hari sebelum ikan diadu ikan jangan dilatih lagi. Cukup diistirahatkan saja didalam stoples cherry yang airnya hanya diisi ½ dari ketinggian stoples saja lalu beri daun ketapang secukupnya. Tiap sore hari ikan kita sandingkan sebentar saja lalu kita beri makan dan langsung diistirahatkan lagi.

5. Pada hari akan diadu, di pagi hari ikan kita beri makan 2-3 jentik nyamuk, tiga jam kemudian ikan kita sandingkan dengan jarak 3 jari selama beberapa menit sampai menjadi ganas dan ikan siap dibawa ke arena untuk bertarung.

Disarankan selama ikan keluar dari renan dan dilatih/rawat didalam stoples diwaktu pagi hari ikan dijemur dahulu dibawah sinar matahari pagi selama 15 menit sebelum latihan dimulai, dan ketika ikan akan beristirahat sesudah latihan sisi dinding stoples tempat ikan harus dibungkus/tutup dengan kertas/Koran.

Training/latihan sebaiknya jangan lebih dari 2 minggu diberikan karena dapat menyebabkan strees dan gila kawin kepada ikan. Terlalu lama di stoples juga akan memberikan dampak yang sama bila ikan tidak cepat diadu. Hal ini termasuk salah satu faktor yang dapat menyebabkan kekalahan ikan diarena. Kita juga harus jeli dalam memilih ikan sebelum dibawa ke arena. Mulai dari kesehatan, stamina dan mood ikan harus diperhatikan agar kita bisa yakin bahwa ikan kita benar-benar siap untuk diadu diarena.

Lihat juga kalau warna tubuhnya sedikit pucat atau warna matanya berbeda sewaktu di sandingkan, bisa saja ikan sedang mengalami saat drop atau mabung. Disaat-saat seperti ini ikan pasti tidak punya insting untuk mempertahankan wilayahnya, dan daya tahan tubuhnya pun pasti akan sangat lemah ketika diadu.

Sumber Artikel : Cupang Adu Indonesia (George)

______________________________________

Betta Fighter Ideal Body Structure

Sebuah pemahaman sederhana secara umum dan kasat mata untuk mengenali ciri-ciri cupang adu yang bagus berdasarkan struktur dan karakteristik tubuhnya.

PANDUAN LATIHAN CUPANG ADU

Tujuan melatih cupang adalah untuk menjaga kesehatan dan kebugaran agar cupang tetap prima saat sedang bertanding maupun sedang mengikuti kontes.

Ada banyak cara melatih cupang, ada latihan jantur, latihan putar, latihan mengumbar cupang jantan diakuarium besar dan masih banyak lagi.

Latihan berikut adalah latihan yang lazimnya dilakukan oleh para penghobiis cupang adu asal malaysia......>>>lanjut baca>>>

 

Share CUPANGADU.COM di :
FacebookTwitter
Designed, developed and maintained by Robert G. @2011